Sangga

 

SANGGA

 

A.   Pengertian Sangga

Pramuka penegak merupakan golongan pramuka anggota gerakan pramuka yang berusia antara 16 sampai dengan 20 tahun. Penggunaan istilah penegak berdasarkan kiasan dari sejarah perjuangan bangsa indonesia. Kata penegak “Tegak” merujuk pada tahap keberhasilan bangsa Indonesia dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tahap tegaknya atau berdirinya negara indonesia di tandai dengan proklamasi kemerdekaan yang dibacakan pada tanggal 17 agustus 1945. Proses ini didahului oleh tahap-tahap sebelumnya seperti penyiagaan bangsa dan penggalangan persatuan dan kesatuan yang mana kedua tahapan tersebut kemudian dijadikan nama golongan anggota gerakan pramuka siaga dan penggalang.

Sebelum dilantik menjadi pramuka penegak sorang calon pramuka penegak harus melewati masa yang dinamakan tamu ambalan sedikitknya selama satu bulan. Selama menjadi tamu ambalan, calon anggota pramuka penegak dapat mengikuti acara acara tertentu dalam ambalan sehingga kemudian dilantik dalam sebuah upacara penerimaan tamu ambalan.

Dalam petunjuk penyelanggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka (PP No. 231 Tahun 2007, Bab III), sangga diartikan sebagai kelompok belajar interaktif  teman sebaya usia antara 16-20 tahun (Pramuka Penegak). Sebagai satuan terkecil ataupun kelompok belajar, sangga tentu memiliki nama atau sebutan dan gambar atau tanda. Penentuan nama dan tanda sangga ini tentu untuk memudahkan administrasi dan tanda pengenal masing-masing sangga.

Sangga adalah sebutan tanda pasukan di pramuka tingkat penegak. yang terdiri dari 5 sangga yaitu :

  1.   .   Perintis
  2.       Pencoba
  3.       Penegas
  4.       Pendobrak
  5.       Pelaksana

Sangga sendiri adalah satuan terkecil dalam penegak yang berarti gubuk aau rumah kecil di sawah atau saung. dengan itu diharapkan segenap anggota sangga mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan dan musyawarah dalam mengambil keputusan termasuk dalam menentukan nama dan tanda sangga. Sangga dipimpin salah seorang penegak yang disebut pimpinan sangga atau Pinsa. Setiap 4 sangga dihimpun dalam sebuah ambalan. Ambalan dipimpin oleh seorang ketua yang disebut Pradana, seorang sekretaris yang disebut Kerani, seorang bendahara yang disebut Juru Uang, dan seorang Pemangku Adat.

 

B.    Macam-macam Sangga

1.    Sangga Perintis

Nama sangga perintis diambil dari peristiwa berdirinya Organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 yang menjadi pelopor kebangkitan nasional (Saat ini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional) yaitu saat dimana bangsa indonesia masih dalam masa penjajahan dan bangsa indonesia mulai merintis dan menyatukan kekuatan untuk berjuang untuk melawan para penjajah.

 



Kiasan Warna : Merah, Putih, Kuning dan Hitam. 

Kiasan Gambar : Keris yang dilingkari oleh rantai.

Tugasnya yaitu Mengeluarkan ide-ide atau mengandung pengertian perintisan atau pelopor dalam kebaikan.

 

2.    Sangga Pencoba

Nama sangga pencoba diambil dari peristiwa berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei tahun 1908. Pada tanggal ini telah terjadi peristiwa Kebangkitan nasional dimana bangkitnya semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui organisasi nasional yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 300 tahun sebelumnya.

 

 

Kiasan Warna : Merah, Hitam, Putih.

Kiasan Gambar : Kaos, Jangka, Kamera dan Penggaris.

Tugasnya yaitu Merealisasikan atau mencoba ide-ide dari Sangga Perintis atau mengandung pengertian keberanian mencoba segala sesuatu yang positif.

 

3.    Sangga Pendobrak

Nama sangga pendobrak diambil dari peristiwa pembacaan teks Proklamsi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Nama pendobrak diambil untuk mengingat kita akan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang baik dengan kekuatan fisik maupun yang telah memproklamasikan kemerdekaan indonesia  karena berkat perjuangan para pahlawan inilah kita bisa menikmati kemerdekaan hingga saat ini.

 

 

Kiasan Warna : Merah, Kuning, Hitam.

Kiasan Gambar :Rumput yang didikat lalu didobrak atau ditusuk oleh tombak.

Tugasnya yaitu memecahkan masalah yang muncul atau mengandung pengertian keberanian mengemukakan kebenaran dan melawan kemungkaran. Atau mengandung kiasan keberanian dalam mengemukakan kebenaran melawan kemungkaran.

 

4.    Sangga Penegas

Sangga Penegas diambil dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1928, yakni pada peristiwa sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober saat kongres pemuda II. Pada saat inilah bangsa Indonesia mulai menyatukan para pemuda diseluruh daerah di indnesia untuk berjuang dan berdiri dari ketertindasan.

 

 

Kiasan Warna : Hitam, Kuning dan Putih.

Kiasan Gambar : Palu Atau Martil.

Tugasnya yaitu menegaskan ide-ide dari sangga perintis atau mengandung pengertian kemampuan mengambil keputusan yang arif dan bijaksana.

 

5.    Sangga Pelaksana

Sangga pelaksana mengingatkan kita pada peristiwa setelah tahun 1945 hingga sekarang, saat Indonesia masuk pada masa pembangunan, sangga ini juga mengingatkan kita untuk mengisi kemerdekaan agar perjuangan para pahlawan tidak sia-sia.

 

 

Kiasan Warna : Hijau, Putih, Hitam dan Kuning.

Kiasan Gambar : Palu atau Martil, Rencong yang diikat dengan Wadahnya.

 

 

Tanda Sangga Pramuka Penegak pun menjadi salah satu bentuk dari Tanda Pengenal Gerakan Pramuka terkait dengan Tanda Satuan. Tanda Sangga Pramuka Penegak berbentuk bujur sangkar dengan panjang masing-masing sisi 4 cm. Di dalamnya terdapat gambar yang melambangkan nama sangga tersebut. Pemilihan nama sangga dan gambar (lambang) sangga sesuai dengan pilihan segenap anggota sangga yang bersangkutan. Tanda ini di pasang di lengan sebelah kiri baju seragam pramuka.

 

 

 

Sumber Referensi

 

PP Nomor 231 Tahun 2007  tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugus Depan Pramuka; https://pramuka.adnyana.com/blog/arti-nama-sangga-pramuka-penegak/

https://www.pramukaria.id/2014/09/nama-gambar-dan-tanda-sangga-pramuka.html